Berbisnis adalah sesuatu yang gampang-gampang susah, bahkan ada yang bilang bisnis seperti membuat karya seni, dibutuhkan kemampuan, kesabaran, ketelitian agar menghasilkan karya yang sempurna. Apalagi jika Anda memulai bisnis dengan modal hutang, salah satunya kartu kredit, Anda perlu berpikir lebih agar Anda tidak terjebak kartu kredit. Nah, di momen kali ini pakarkartukredit.com akan berbagi tips berbisnis modal kartu kredit tentang bagaimana manajemen resiko kartu Anda. Dibaca hingga tuntas ya!

Bisnis modal kartu kredit

Dalam tips berbisnis modal kartu kredit diperlukan pengetahuan tentang manajemen resiko ketika Anda menggunakan kartu kredit dalam bisnis

Tips berbisnis modal kartu kredit yang pertama tentang pengelolaan modal Anda adalah membagi kartu kredit mana yang hendak Anda gunakan untuk kepentingan pribadi dan bisnis. Kenapa ini penting? Agar Anda bisa melihat pengeluaran bisnis Anda dengan benar, jika penggunaan dicampur aduk, akan membuat Anda susah untuk menentukan rencana anggaran dan pendapatan bisnis Anda. Contoh jika Anda menggunakan kartu untuk kepentingan pribadi dan bisnis bersama-sama, misal Anda di tanggal yang sama harus membeli beras karena kebutuhan di rumah dan di warung habis. Begitu tagihan datang Anda dibuat susah karena masih harus memisahkan mana pengeluaran pribadi, mana pengeluaran bisnis. Itupun kalau Anda ingat, jika tidak, pengeluaran pribadi akan dianggap pengeluaran bisnis sehingga otomatis biaya operasional membengkak. Alhasil Anda akan melakukan penyesuaian harga produk menjadi sedikit lebih mahal. Ini gawat karena bisa membuat pelanggan Anda beralih ke tempat lain yang lebih murah.

Tips selanjutnya adalah memilih metode pembayaran hutang yang tepat. Salah satu keunggulan kartu kredit jika digunakan sebagai modal adalah sifatnya yang fleksibel. Fleksibel disini dalam artian Anda bisa menentukan sendiri metode pembayarannya. Anda bisa menentukan pembayaran secara full, cicilan, atau menggunakan jasa pelunasan. Menentukan metode pembayaran harus disesuaikan dengan penghasilan dari bisnis Anda. Banyak pebisnis modal kartu kredit yang gagal karena poin ini. Jadi Anda harus lebih berhati-hati.

Tips berbisnis modal kartu kredit selanjutnya terkait pengelolaan kartu Anda sebagai modal bisnis adalah membatasi penggunaan kartu Anda. Kami menyarankan penggunaan tidak boleh lebih dari 50% dari limit Anda. Gunakan sisa limit Anda sebagai stand by loan atau dana cadangan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Nah itu tadi tips berbisnis modal kartu kredit tentang manajemen resiko kartu kredit dalam bisnis. Satu hal lagi yang juga perlu Anda ingat, kartu kredit adalah hutang, dan hutang harus dibayar. Jika dikemudian hari bisnis Anda sedang terganggu dan Anda terjebak hutang kartu kredit, JANGAN PERNAH MENCARI KREDIT LAGI. Hutang hanya bisa dibayar dengan 2 cara, meningkatkan penghasilan atau mengurangi pengeluaran. Jika Anda ingin belajar kartu kredit dan manejemen resikonya lebih dalam, saran kami ikuti workshop Credit Card Revolution bersama Roy Shakti, pakar kartu kredit no. 1 Indonesia. Semoga apa yang kami sampaikan hari ini bisa memberikan manfaat pada pembaca setia pakarkartukredit.com.

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.