Kartu kredit merupakan alat pembayaran alternatif yang bisa memudahkan kita dalam bertransaksi. Tak ayal jika jumlah penggunanya dari tahun ke tahun makin meningkat. Namun demikian, tidak sedikit orang tidak pakai kartu kredit. Diantaranya karena mereka percaya pada mitos yang berkembang. Apa saja mitos itu? Silahkan dibaca hingga tuntas!

Tolak kartu kredit

Ada beberapa mitos yang menyebabkan orang tidak pakai kartu kredit

  1. Kartu kredit bikin harga jadi mahal

Sering nasabah mengeluh ketika beli barang (khususnya barang elektronik) dengan harga tinggi menggunakan kartu kredit, mereka dikenakan tarif yang lebih mahal antara 1 – 3% dari total transaksi. Hal ini kemudian menjadi mitos kalau kartu kredit membuat barang menjadi mahal. Perlu Anda ketahui, besaran biaya 1 – 3% tersebut merupakan surcharge fee. Biaya ini dikenakan bank kepada pemilik toko sebagai biaya menggunakan mesin EDC. Sayangnya, banyak pemilik toko yang enggan membayarnya, sehingga membebankannya pada pemilik kartu kredit. Namun, saat ini sudah banyak toko yang tidak lagi mempraktikkan hal ini.

  1. Kartu kredit bikin hidup boros

Salah satu alasan yang sering dipakai orang untuk tidak pakai kartu kredit adalah takut hidup boros. Ini jelas hal yang keliru, boros atau tidak itu tergantung diri Anda sendiri. Punya kartu kredit pun, jika Anda bisa mengendalikan diri, maka Anda tidak akan boros. Orang jadi boros saat menggunakan kartu kredit dikarenakan mereka suka gaya hidup mewah. Kemudahan dalam bertransaksi membuat keadaan makin tidak terkontrol. Namun, ketika Anda bisa mengendalikan diri Anda, semua akan baik-baik Anda.

  1. Biaya tahunan yang harus dibayar tinggi

Tiap kartu kredit pasti memiliki biaya tahunan yang berbeda. Semakin banyak kemudahan yang ditawarkan, maka semakin besar iuran tahunan yang harus dibayar. Di Indonesia, biaya tahunan yang dibebankan berkisar antara Rp. 100 ribu – Rp. 1,5 juta. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Saat ini sudah banyak yang menawarkan gratis iuran tahunan. Atau Anda juga bisa mengajukan penghapusan biaya tersebut dengan syarat Anda memenuhi ketentuan yang dimiliki oleh bank, misal minimal transaksi dan atau tukar poin hadiah.

  1. Bunga kartu kredit terlalu besar

Alasan lain yang menyebabkan orang tidak pakai kartu kredit adalah karena takut akan bunganya yang tinggi. Bank Indonesia telah menetapkan bunga kartu kredit maksimal adalah 2,95%. Namun, ada yang perlu Anda tahu, bunga tersebut tidak akan dikenakan jika Anda membayar tagihan Anda secara penuh dan tepat waktu. Mereka yang selama ini terkena bunga mungkin dikarenakan membayar tagihan dengan sistem minimum payment atau membayar sebagian saja.

  1. Kartu kredit = Riba = Dosa

Sebagian orang menganggap kalau menggunakan kartu kredit sama dengan berhutang, dan mereka menganggap berhutang adalah dosa. Bagi kami itu tidak masalah, itu adalah hak masing-masing orang. Tapi, bagaimana dengan mereka yang butuh sesuatu, dan cara untuk mendapatkannya, satu-satunya adalah dengan berhutang. Terlebih lagi, sebagian besar rakyat Indonesia sangat familiar dengan hutang.Lalu, apakah mereka semua pasti berdosa?

Nah, itu tadi beberapa mitos yang membuat orang memutuskan tidak pakai kartu kredit. Namun, semuanya saya kembalikan kepada Anda, apakah mitos tersebut masih layak untuk dipercayai atau tidak. Semoga apa yang kami sampaikan ini bermanfaat untuk Anda.

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.